Shift dan kas laci
Buka shift dengan modal awal, catat kas masuk dan keluar, lalu tutup shift dengan hitung uang fisik supaya selisih terlihat.
Di halaman ini
Shift mencatat uang di laci dari awal sampai akhir jaga, atas nama kasir yang bertugas. Tujuannya satu: memastikan uang di laci sama dengan yang seharusnya.
Buka shift
Buka tab Shift. Bila belum ada shift, muncul No shift opened yet.
Tekan Open Shift.
Isi Starting Cash Float, yaitu uang modal di laci saat mulai.
Tekan Open with …. Sekarang Anda bisa berjualan.
Saat shift berjalan
Layar menampilkan Transactions, Sales, Cash in Drawer, dan Expected Cash. Gunakan:
+ Cash In: uang masuk laci di luar penjualan, mis. tambahan modal dari pemilik.
− Cash Out: uang keluar laci, mis. beli galon dan es.
Catatan
Setiap pergerakan kas wajib diberi alasan dan tercatat atas nama kasir yang bertugas.
Tutup shift
Tekan Close Shift & Count Cash
Hitung dulu uang fisik di laci.
Masukkan hasil hitung
Nilai yang diharapkan baru ditampilkan setelah Anda mengisi, supaya hitungan jujur.
Lihat hasil
Bila sama: Cash Balanced. Bila beda: Cash Over atau Cash Short beserta selisihnya.
Tekan Close Shift & Print Report
Laporan shift tercetak.
Perhatian
Selisih tidak dibulatkan atau disembunyikan. Selisih dicatat bersama nama kasir dan waktu. Catatan inilah yang membantu pemilik melihat pola selisih yang berulang.
Contoh kasus: Warung dengan 2 kasir
Kasir pagi membuka shift dengan float Rp300.000. Siang hari ia mengeluarkan Rp25.000 untuk beli es (Cash Out dengan alasan "beli es"). Saat tutup, uang fisik Rp40.000 lebih sedikit dari yang diharapkan, tercatat Cash Short. Pemilik melihat pola itu di laporan shift dan menanyakannya.