Contoh: toko kopi dengan penjualan online
Toko Kopi Biji: katalog dengan varian ukuran, kasir di toko, toko online dengan ongkir Biteship, dan cetak resi. Angka hanya contoh.
Profil usaha
Toko Kopi Biji menjual biji kopi dan peralatan seduh. Ada pembeli yang datang ke toko, ada juga pelanggan luar kota yang memesan lewat Instagram. Pemilik ingin satu stok untuk dua kanal itu.
Yang ingin dicapai
Kasir cepat di toko, dengan stok yang akurat.
Pesanan online masuk, ongkir terhitung otomatis, dan resi mudah dicetak.
Stok toko dan online tidak berselisih.
Setup, urut dari awal
Daftar dengan preset Shop / Retail
Di How you'll use it pilih Both supaya kasir dan toko online sama-sama aktif.
Kategori: Biji Kopi, Alat Seduh.
Kopi Arabika dengan dua varian: 250 g (Rp85.000) dan 500 g (Rp160.000). Harga modal diisi supaya margin terlihat.
Stok awal 40 pcs, jenis pajak VAT (retail).
Nyalakan opsi jual online untuk produk yang dijual online.
Impor bila produknya banyak
Gunakan Import CSV di Products & Pricing untuk memasukkan daftar sekaligus.
Fulfillment outlet: outlet toko.
Shipping: Biteship, dengan kode pos asal diisi.
Payments: Manual transfer (isi bank dan rekening).
Web address: subdomain kopibiji.
Printer thermal 58 mm lewat Bluetooth (BLE). Satu printer untuk struk dan resi.
Buka shift lalu coba transaksi
Jual satu produk dan cek stok berkurang.
Alur sehari-hari
| Situasi | Yang dilakukan |
|---|---|
| Pembeli di toko | Kasir: pilih produk dan varian, bayar tunai atau QRIS, cetak struk |
| Pesanan online masuk | Muncul sebagai lencana di Online Orders. Cek bukti transfer, lalu konfirmasi |
| Pagi hari | Pilih semua pesanan yang sudah dibayar, konfirmasi massal, lalu cetak resi massal di kertas 4x6 dengan daftar produk disamarkan |
| Barang dikirim | Isi nomor resi lewat Mark shipped. Pembeli bisa mengecek di halaman pelacakan toko |
| Stok menipis | Muncul di bagian Needs your attention di Home |
Tips
Hanya jual di toko fisik? Cukup pilih POS Only. Toko online bisa dinyalakan kapan saja nanti.