Harga dan diskon
Hitungan berjalan di browser kamu. Tidak ada data yang dikirim ke mana pun.
Agar total untung tetap sama
Isi harga jual dan modal.
| Diskon | Harga | Penjualan perlu naik |
|---|
Kenapa diskon terasa kecil tetapi dampaknya besar?
Diskon dihitung dari harga jual, tetapi modalmu tidak ikut turun. Jadi seluruh potongan diambil dari untungmu. Semakin tipis margin, semakin besar bagian untung yang hilang.
Rumusnya
Contoh: harga Rp100.000, modal Rp60.000
| Diskon | Harga baru | Untung per unit | Penjualan perlu naik |
|---|---|---|---|
| 0% | Rp100.000 | Rp40.000 | - |
| 10% | Rp90.000 | Rp30.000 | sekitar 33% |
| 20% | Rp80.000 | Rp20.000 | 100% (dua kali lipat) |
| 30% | Rp70.000 | Rp10.000 | 300% |
| 40% | Rp60.000 | Rp0 | rugi |
Pada diskon 20%, penjualan harus naik dua kali lipat hanya untuk mempertahankan total untung yang sama. Bukan berarti diskon selalu salah. Hitung dulu, lalu pilih diskon kecil yang terarah, misalnya untuk satu produk atau jam sepi.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah diskon selalu buruk untuk usaha?
Tidak. Diskon bisa menarik pelanggan baru atau menghabiskan stok. Hanya saja, besarnya perlu dihitung supaya kamu tahu berapa penjualan tambahan yang dibutuhkan agar tidak rugi.
Apa itu margin?
Margin adalah untung dibagi harga jual. Kalau harga Rp100.000 dan untung Rp40.000, marginnya 40%.
Bagaimana kalau diskon membuat harga di bawah modal?
Setiap penjualan akan menambah rugi. Alat ini menandainya sebagai rugi dan tidak menghitung kenaikan yang dibutuhkan.
Atur promo yang terarah
Di Membr, promo bisa dibatasi per kategori atau produk dan diberi masa berlaku, jadi potongannya tidak berlebihan.
Coba Membr gratis 14 hari